Di Kabupaten Tapanuli Tengah, belum lama ini terjadi kekerasan yang
dilakukan oleh staf Kementerian Agama (Kemenag) kepada Jason Gultom,
wartawan salah satu media terbitan Sumatera Utara.
Terkait kejadian itu, solidaritas wartawan di Kabupaten
Samosir, tergerak untuk melakukan aksi dengan mendatangi Kantor Kemenag
setempat pada hari Rabu, 22 Oktober 2014. Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Samosir Folulu
Firmantus Laila, menyambut kedatangan para wartawan yang bertugas di
Kabupaten Samosir, baik cetak maupun elektronik.
Hotdon Naibaho, awak media harian mengatakan bahwa aksi itu
sebagai bentuk keprihatinan atas banyaknya kasus kekerasan yang dialami
wartawan saat meliput.
‘’Kegiatan ini sebagai dukungan kepada rekan sesama
wartawan yang mengalami kekerasan saat menjalankan tugas dan tentunya
aksi solidaritas ini untuk meminta penjelasan dari pihak Kementerian
Agama atas aksi kekerasan yang dilakukan salah satu pegawai Kemenag
Tapteng,’’ ujar Hotdon.
Marihot Simbolon, yang juga awak media mengatakan, di saat
seperti ini aksi kekerasan tidak seharusnya terjadi lagi. Sebab, bila
tidak sesuai dengan isi berita dengan hasil wawancara , sesuai
undang-undang pers nomor 40 Tahun 1999 yang dirugikan atas pemberitaan
tersebut dapat menyampaikan hak jawab. Bukan malah melakukan aksi
‘’Koboy’’, tegas Marihot.
Kehadiran wartawan di Kantor Depag Kabupaten Samosir
membuat terkejut Kakan Depag Folulu Firmantus Laia, bahkan Foulu tidak
mengetahui aksi kekerasan oleh staf Depag Kabupaten Tapanuli Tengah
kepada wartawan di tempat itu. Foulu, secara pribadi dan Kakan Depag Samosir, mengatakan
cukup prihatin atas peristiwa ini. Seharusnya pegawai Kementerian Agama
itu tampil sebagai teladan diantara aparatur pemerintah lainya.
Tanpa kehadiran wartawan, lanjutnya, maka masyarakat tidak
mengetahui apa yang terjadi dibelahan dunia ini. Untuk itu, Faulu minta
supaya Kemenag dan Kanwil Depag Sumut dapat memberikan sanksi tegas
kepada pelaku. Karena tindakan yang dilakukan telah mencoreng jajaran
Kemenag, tutupnya.
Setelah mendengar penjelasan Kakan Depag Samosir, wartawan
yang melakukan aksi solidaritas meninggalkan kantor Depag. (Abidan
Simbolon)
Sumber: Harian Reportase
0 komentar:
Post a Comment