Media | Berita | Penerbitan

Friday, 7 November 2014

Aksi Solidaritas Wartawan di Kabupaten Samosir

Di Kabupaten Tapanuli Tengah, belum lama ini terjadi kekerasan yang dilakukan oleh staf Kementerian Agama (Kemenag)  kepada Jason Gultom, wartawan salah satu media terbitan Sumatera Utara.

Terkait kejadian itu, solidaritas  wartawan di Kabupaten Samosir, tergerak untuk melakukan aksi dengan mendatangi Kantor Kemenag setempat pada hari Rabu, 22 Oktober 2014. Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Samosir Folulu Firmantus Laila, menyambut kedatangan para wartawan yang bertugas di Kabupaten Samosir, baik cetak maupun elektronik.

Hotdon Naibaho, awak media harian mengatakan bahwa aksi itu sebagai bentuk keprihatinan atas banyaknya kasus kekerasan yang dialami wartawan saat meliput.

‘’Kegiatan ini sebagai dukungan kepada rekan sesama wartawan yang mengalami kekerasan saat menjalankan tugas dan tentunya aksi solidaritas ini untuk meminta penjelasan dari  pihak Kementerian Agama atas aksi kekerasan yang dilakukan salah satu pegawai Kemenag Tapteng,’’ ujar Hotdon.

Marihot Simbolon, yang juga awak media mengatakan, di saat seperti ini aksi kekerasan tidak seharusnya terjadi lagi. Sebab, bila tidak sesuai dengan  isi berita  dengan hasil wawancara , sesuai undang-undang pers nomor 40 Tahun 1999 yang dirugikan atas pemberitaan tersebut  dapat menyampaikan hak jawab. Bukan malah melakukan aksi ‘’Koboy’’, tegas Marihot.

Kehadiran wartawan di Kantor Depag Kabupaten Samosir membuat terkejut Kakan Depag Folulu Firmantus Laia, bahkan Foulu tidak mengetahui aksi kekerasan oleh staf Depag Kabupaten Tapanuli Tengah kepada wartawan di tempat itu. Foulu, secara pribadi dan Kakan Depag Samosir, mengatakan cukup prihatin atas peristiwa ini. Seharusnya pegawai Kementerian Agama itu tampil sebagai teladan diantara aparatur pemerintah lainya.

Tanpa kehadiran wartawan, lanjutnya, maka masyarakat tidak mengetahui apa yang terjadi dibelahan dunia ini. Untuk itu, Faulu minta supaya Kemenag dan Kanwil Depag Sumut dapat memberikan sanksi tegas kepada pelaku. Karena  tindakan yang dilakukan telah mencoreng jajaran Kemenag, tutupnya.
Setelah mendengar penjelasan Kakan Depag Samosir, wartawan yang melakukan aksi solidaritas meninggalkan kantor Depag. (Abidan Simbolon)

Sumber: Harian Reportase

0 komentar:

Post a Comment