Media | Berita | Penerbitan

Tuesday, 28 July 2015

Seminar Revitalisasi dan Reaktualisasi Ulos

Kesadaran bersama dalam mengambil dan kesepakatan mengenai fungsi dan kegunaan Ulos Batak dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Seminar Revitalisasi dan Reaktualisasi, dibuka resmi oleh Bupati Samosir Ir. Mangindar Simbolon, MM di Hotel JTS Parbaba, Kecamatan Pangururan. Selasa (07/07).

Seminar tersebut bertema "Revitalisasi Ulos pada riual budaya Batak di masyarakat Kabupaten Samosir." Menurut laporan Kepala Dinas Pariwisata, Seni, dan Budaya Kabupaten Samosir Drs. Ombang Siboro, kegiatan itu diikuti peserta terdiri dari FKTM kabupaten dan kecamatan, tokoh masyarakat/budaya/bius, dan tokoh agama, sedangkan narasumber dari guru besar Fakultas Ilmu dan Budaya Universitas Sumatera Utara (USU), dan pengrajin dan pemerhati Ulos Batak di Samosir Sonta Situmorang.

Mangindar Simbolon mengatakan, seminar revitalisasi itu sangat bermanfaat untuk menggiatkan kembali budaya serta membicarakan, mengambil kesepahaman, dan kesepakatan mengenai fungsi ulos Batak. Dikatakan Bupati, ulos merupakan produk budaya Batak yang paling tinggi, ulos sebagai perlambangan doa dan harapan agar yang menerimanya diberi umur panjang dan diberi rezeki yang banyak.

Kementrian perindustrian dan Pemerintah Kabupaten Samosir telah sepakat bahwa ulos merupakan salah satu kerajinan unggulan Samosir, serta dapat meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat. Budaya Batak semakin diperkaya dan tidak bertentangan dengan agama, nilai agama yang paing tinggi sedangkan budaya itu dinamis dan boleh menyesuaikan. (Abidan Simbolon)
Sumber: Harian REPORTASE

0 komentar:

Post a Comment