Pencanangan Revitalisasi Program Keluarga Kesehatan melalui bhakti
sosial TNI-KB-Kesehatan di wilayah Kodim 0210/TU dilaksanakan di halaman
Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir. Selasa, 16 Juni 2015.
Bhakti sosial, itu dihadiri Bupati Samosir Ir. Mangindar
Simbolon, Ketua DPRD, BKKBN Provsu, Kasdim, Polres Samosir, dan Pimpinan
SKPD.
Panitia pelaksana kegiatan Kepala Kantor KB dr. Priska
Situmorang dalam laporannya mengatakan, bahwa tema kegiatan, itu
"Melalui Kerjasama BKKBN Dengan TNI, Kita Tingkatkan Kinerja dan
Partisipasi Masyarakat Untuk Mempercepat Pencapaian Sasaran Pembangunan
dan KB Tahun 2015."
Bupati Samosir dalam sambutannya mengatakan, momentum
seperti itu sangat strategis sebagai bagian dari upaya percepatan
pelaksanaan revitalisasi program KB dalam upaya pengendalian jumlah
penduduk untuk mewujudkan keluarga kecil, sehat, dan sejahtera. Serta
mewujudkan keseimbangan penduduk dengan daya dukung alam lingkungannya,
juga dijadikan sebagai modal pembangunan.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, bahwa Undang-Undang Nomot
52 Tahun 2009 Tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga
menyatakan bahwa kependudukan adalah hal yang berkaitan dengan jumlah,
struktur, pertumbuhan, penyebaran, mobilitas, persebaran, kualitas, dan
kondisi kesejahteraan yang menyangkut politik, ekonomi, sosial budaya,
agama, dan lingkungan sekitarnya. Sedangkan Keluarga Berencana (KB)
adalah upaya mengatus kelahiran anak, jarak, dan usia ideal melahirkan.
Pencanangan itu diharapkan Bupati dapat terwujud berkat
adanya kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Samosir di wilayah Kodim
0210/TU.
Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan serta terima
kasih kepada seluruh jajaran TNI atas kepedulian dan tanggung jawab
moral untuk keberhasilan program kependudukan dan keluarga berencana.
Komando Distrik Militer 0210/ Tapanuli Utara Letnan Kolonel
Inf. Baginta Bangun dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasdim
0210/TU Mayor Inf. Kaminton Napitupulu mengatakan, bahwa program bhakti
sosial peningkatan keluarga berencana nasional dilaksanakan sebagai
upaya membantu pembangunan di bidang kependudukan dan kesehatan
masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sehingga terwujud ketahanan wilayah yang tangguh dalam
menghadapi berbagai bentuk ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan.
Dan diharapkan dapat menjawab aspirasi dan kepentingan masyarakat di
daerah pedesaan/daerah tertinggal dan keluarga prasejahtera. Tegas
Baginta Bangun. (Abidan Simbolon)
Sumber : Harian Reportase
0 komentar:
Post a Comment