Dalam rangka menyongsong pemilihan Bupati/Wakil Bupati pada tanggal 9
Desember 2015 mendatang, Pemkab Samosir melalui Kesatuan Bangsa dan
Politik (Kesbangpol) menyelenggarakan acara koordinasi forum-forum
diskusi politik bersama para ketua partai, organisasi masyarakat, dan
organisasi kepemudaan di Aula Hotel Gorat, Palipi.
Panitia pelaksana kegiatan Drs. Kitman Malau mengatakan, "
kegiatan ini sebagai salah satu jalan membangun sinergitas politik dan
juga mendorong demokrasi yang semakin maju." Ucapnya.
Bupati Samosir Ir. Mangindar Simbolon secara resmi membuka
kegiatan itu, turut hadir sebagai narasumber Kapolres AKBP. Eko
Suprihanto, Ketua KPUD Suhadi Situmorang, Asisten I Pemerintahan Drs.
Mangihut Sinaga, Wakapolres KOMPOL. Suyadi, dan Komisioner KPUD Junaidi Barus.
Dalam arahan Bupati, mengatakan, diskusi politik seperti
itu sangat baik dan perlu ditingkatkan, asalkan jangan terlalu jauh
membahasnya, serta mengerti peraturan yang berlaku.
Ditambahkan Mangindar, acara itu menjadi pendidikan politik untuk disampaikan kepada masyarakat luas.
Paparan Kapolres AKBP. Eko Suprihanto melalui Wakapolres
Suyadi menjelaskan persiapan pengamanan oleh polisi nenghadapi pemilu
mendatang.
Asisten I Pemerintahan Drs. Mangihut Sinaga mengatakan,
"Pemerintah Daerah sudah siap dalam mengalokasikan dana dalam pemilihan
bupati dan wakil bupati di Samosir." Ujarnya.
Ketua KPUD Samosir Suhadi Situmorang dalam kesempatan ini,
memaparkan materi tentang kesiapan KPU Kabupaten Samosir dalam
menyelenggarakan pemilihan di Kabupaten Samosir.
Forum diskusi tersebut, Plt Sekretaris Partai GOLKAR
Samosir Darwin Rumapea berharap pengamanan dari Polres Samosir berjalan
aman pada saat pemilihan dan tidak berpihak. Darwin berharap tidak
terulang kembali kejadian pada pemilihan bupati pada tahun 2010.
Anggota Partai GOLKAR Samosir Tua Sihaloho menanyakan, tentang pemilih pemula yang belum memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk).
Suhadi Situmorang menjawab, "supaya pemilih menggunakan hak
suaranya, terkait pemilih pemula yang tidak memiliki KTP, bisa
menggunakan KK (Kartu Keluarga), dan itu jalan alternatif." Ucap Ketua
KPUD. (Abidan Simbolon)
Sumber: Harian Reportase
0 komentar:
Post a Comment