Media | Berita | Penerbitan

Tuesday, 16 June 2015

Diskusi Politik Kesbangpol Samosir

Dalam rangka menyongsong pemilihan Bupati/Wakil Bupati pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang, Pemkab Samosir melalui Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menyelenggarakan acara koordinasi forum-forum diskusi politik bersama para ketua partai, organisasi masyarakat, dan organisasi kepemudaan di Aula Hotel Gorat, Palipi.

Panitia pelaksana kegiatan Drs. Kitman Malau mengatakan, " kegiatan ini sebagai salah satu jalan membangun sinergitas politik dan juga mendorong demokrasi yang semakin maju." Ucapnya.

Foto (dari kiri) Komisioner KPU Samosir Junaidi Barus, Suhadi Situmorang, Wakapolres Kompol. Suyadi, Asisten I Pemerintahan Drs. Mangihut Sinaga, dan Kakan Kesbangpol Drs. Kitman Malau. Foto by Abidan Simbolon.


Bupati Samosir Ir. Mangindar Simbolon secara resmi membuka kegiatan itu, turut hadir sebagai narasumber Kapolres AKBP. Eko Suprihanto, Ketua KPUD Suhadi Situmorang, Asisten I Pemerintahan Drs. Mangihut Sinaga, Wakapolres KOMPOL. Suyadi, dan Komisioner KPUD Junaidi Barus.

Dalam arahan Bupati, mengatakan, diskusi politik seperti itu sangat baik dan perlu ditingkatkan, asalkan jangan terlalu jauh membahasnya, serta mengerti peraturan yang berlaku.

Ditambahkan Mangindar, acara itu menjadi pendidikan politik untuk disampaikan kepada masyarakat luas.

Paparan Kapolres AKBP. Eko Suprihanto melalui Wakapolres Suyadi menjelaskan persiapan pengamanan oleh polisi nenghadapi pemilu mendatang.

Asisten I Pemerintahan Drs. Mangihut Sinaga mengatakan, "Pemerintah Daerah sudah siap dalam mengalokasikan dana dalam pemilihan bupati dan wakil bupati di Samosir." Ujarnya.

Ketua KPUD Samosir Suhadi Situmorang dalam kesempatan ini, memaparkan materi tentang kesiapan KPU Kabupaten Samosir dalam menyelenggarakan pemilihan di Kabupaten Samosir.

Forum diskusi tersebut, Plt Sekretaris Partai GOLKAR Samosir Darwin Rumapea berharap pengamanan dari Polres Samosir berjalan aman pada saat pemilihan dan tidak berpihak. Darwin berharap tidak terulang kembali kejadian pada pemilihan bupati pada tahun 2010.

Anggota Partai GOLKAR Samosir Tua Sihaloho menanyakan, tentang pemilih pemula yang belum memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk).

Suhadi Situmorang menjawab, "supaya pemilih menggunakan hak suaranya, terkait pemilih pemula yang tidak memiliki KTP, bisa menggunakan KK (Kartu Keluarga), dan itu jalan alternatif." Ucap Ketua KPUD. (Abidan Simbolon)

Baca juga
Sumber: Harian Reportase

Santo Mikhael dan Karya Jaya Tumbangkan Tuan Rumah

Sambutan hangat dilontarkan Bupati Kabupaten Samosir Ir. Mangindar Simbolon kepada panitia Harkitnas Cup I SMA I Pangururan.

Ajang kompetensi futsal dan dance antar sekolah yang diselenggarakan panitia, sebagai wujud mengembangkan olahraga dan menjauhkan anak-anak sekolah dari kenakalan.

"Terima kasih kepada panitia, mengembangkan olahraga sangat bermanfaat dan semua harus mendukung untuk menjauhkan generasi muda dari hal negatif." Ucap Mangindar Simbolon.



Pertandingan futsal untuk memperebutkan juara I sangat sengit antara Team SMA I Pangururan berhadapan Team SMA Santo Mikhael. Jalannya pertandingan selama 2 babak menghasilkan skor sama dan harus ditentukan melalui adu pinalti. Keberuntung pun belum berpihak kepada Team SMA I Pangururan selaku tuan rumah.

Team Santo Mikhael lebih mendominasi gol ke gawang tuan rumah dengan adu pinalti dan menghantarkan Team Santo Mikhael mengangkat tropi juara I pertandingan futsal yang diselenggarakan panitia Harkitnas Cup SMA I Pangururan itu.

Selama jalannya pertandingan, Bupati menyaksikan dan memperhatikan tehnik dari kiper Team SMA I Pangururan, hingga memberi pujian.

"Kiper dari SMA I sangat hebat, dari atas bisa ditangkap dan dari bawah bisa ditahan," ucap Bupati Mangindar.

Lanjut Bupati, " soal juara, itu adalah keberuntungan, penampilan permainan sangat sportif dan semua bisa menahan emosi. Potensi dalam olahraga futsal sangat baik dan berpeluan besar." tuturnya.

YPKJ (Yayasan Perguruan Karya Jaya) Dance juga unggul dari dance tuan rumah SMA I Pangururan, terbukti dari hasil voting SMS, YPKJ mendapat dukungan dari penonton untuk menghantarkannya sebagai juara I di kompetensi dance.

Mangindar Simbolon juga menyanjung penampilan para dance, adu style menurut Bupati sangat kreatif. Namun, Bupati menekankan agar pelajar juga melatih dan membiasakan diri dalam manortor (menari), karena manortor itu adalah adat dan budaya batak yang harus dilestarikan. Tegasnya.

Fernando Sitanggang, pimpinan Radio Samosir Green yang juga salah satu sponsor mengatakan, "karena semakin banyaknya pencinta olahraga futsal, kami akan mendirikan Komunitas Futsal Samosir (KFS) untuk menjembatani para pelajar." ungkap Fernando. (Abidan Simbolon)

Sumber: Harian Reportse

Pencurian Kerbau di Kabupaten Samosir

Keresahan masyarakat Samosir belakangan ini semakin meningkat, sehubungan maraknya kasus pencurian yang belum terungkap. Akhir-akhir ini, Edison Sihotang yang kehilangan hewan ternaknya, 1 (satu) ekor kerbau milik Edison hilang pada bulan Maret 2015 yang lalu dan melaporkan ke Polres Samosir.

Jumat, 29 Mei 2015, Kepolisian Resort Samosir menangkap ICS dan JS beserta 2 (dua) perahu kecil, juga 1 (satu) ekor kerbau. Penangkapan itu bersumber dari laporan Edison Sihotang yang menjadi korban penculikan ternaknya pada tanggal 17 Maret 2015.

Keterangan itu disampaikan Kapolres Samosir AKBP. Eko Suprihanto melalui Kasubbag Humas AKP. Biston Situmorang SH dan diteruskan kepada KBO Reskrim IPDA. Antonius Ginting kepada Reportase di Mapolres Samosir, Rabu, 3 Juni 2015.

Kapolres Samosir AKBP. Eko Suprihanto. Foto by Abidan Simbolon

 “Berdasarkan dari laporan masyarakat, kasus ini baru pertama ditangani kepolisian. Sebelumnya, tidak ada laporan.” Ujar IPDA. Antonius Ginting.

Tersangka ICS dan JS melakukan aksi pencurian kerbau baru pertama kali. Mereka (tersangka-red) mengakui perbuatannya, sekarang ditahan di ruang tahanan Mapolres, dan dikenakan pasal 363 KUHP.

“Dari hasil pemeriksaan para tersangka pencuri kerbau,” lanjut IPDA. Antonius. “Aksinya itu dilakukan baru pertama kali, dan mengakui melakukan pencurian.” Ungkapnya.

Jaringan pencuri lembu belum lama ini, juga berhasil ditangkap polisi. 2 (dua) tersangka baru, SS dan AT ditangkap polisi beserta 2 (dua) ekor lembu dan 1 Unit mobil pick up. Penangkapan tersangka juga dari hasil laporan Manahan Sinurat.

Hasil penyelidikan Polres Samosir, kedua tersangka pernah bekerja sebagai pengangon lembu di tempat Manahan. Kedua tersangka juga mengakui melakukan aksinya untuk yang pertama kalinya.

“Ini kasus kedua pencurian hewan ternak masyarakat. Mereka (tersangka-red) mengakui perbuataannya. Dan dari situ, kita berhasil menangkap MS sebagai penadah ternak curian.” Ucap AKP. Biston Situmorang. (Abidan Simbolon

Sumber: Harian Reportase

Tuesday, 26 May 2015

Diharapkan Sentuhan Akhir Masa Jabatan Bupati

Potret Sideak, Palipi, Kabupaten Samosir 

Laporan Abidan Simbolon (Ka.Biro Samosir)

Mereka (penduduk Desa Sideak) tiap harinya bertani, Abidan Simbolon dari media Reportase menjepret areal "tangga-tangga" sawah yang indah dilihat mata memandang tersusun rapi, padinya baru dipanen. Terlihat, warga memundak karung plastik berisikan gabah, jalan berbatu 'hidup' mereka jejaki dengan telapak kaki tanpa alas.

Jalannya hancur berantakan. Batu 'hidup' setiap lintasan jalan harus dilalui, ditambah dengan lumpur hasil pengerusan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Samosir.

Ket foto: Kondisi Jalan di Desa Sideak

Alat itu sedang melakukan pelebaran jalan dibiayai oleh Pemda dengan dana swakelola, pekerjaan itu diusulkan oleh masyarakat, seperti dikatakan Asisten Pemerintahan Pemkab Samosir Drs. Mangihut Sinaga.


Ket foto: Alat Berat sedang melakukan pekerjaan pelebaran jalan.

Ket Foto: Bidan Desa Sideak Nova Agustina Simanjuntak
Pelayanan kesehatan berupa Poskesdes sudah ada, Nova Agustina Simanjuntak, bidan desa yang bertugas sebagai koordinator tiga dusun di desa itu. Nova berkisah, pada tahun 2011 ditempatkan di Desa Sideak, akses jalan saat hujan turun terkadang menghambat cepatnya memberikan perawatan, namun masyarakat di sana memaklumi situasi itu.


Akunya Bidan Desa yang menikah dengan Darwin Rumapea dan dikaruniai dua anak laki-laki, itu waktu mengandung anak pertama. Ketika itu ada pasien yang butuh pengobatan, Nova mengendarai sepeda motor menuju rumah pasien dan terjatuh hingga tiga kali di jalan karena lumpur dengan keadaan mengandung.

Tragedi itu tidak membuat niat Nova memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat menurun. Empat tahun ditempatkan sepertinya sudah membuat betah dengan lingkungan sekitar.


Awak koran ini, bersama Candra Hutajulu (Koran Minar), dan Jeffri Pakpahan (Palapa Pos) bermalam di Poskesdes ditemani Darwin Rumapea—Suami Bidan Desa Sideak. A. Tommi Situmorang dan Istri Boru Sinaga, A. Rahmat Situmorang, A. Dewi Samosir, A. Coky Sinaga, warga Desa Sideak.

A.Rahmat Situmorang mengatakan, dalam akhir masa jabatan Bupati Samosir diharapkan memberikan sentuhan pembangunan terutama jalan di Desa Sideak. Ekonomi masyarakat akan semakin maju jika akses lancar.

“Kami masyarakat berharap mendapat sentuhan akhir masa jabatan Pak Bupati. Asa lam humajuna huta namion.” Ujar A. Tommi.

Darwin Rumapea, yang juga Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Samosir, juga mengeluhkan jalan yang rusak di desa tempat istrinya itu bertugas.

Pagi hari, media ini berpapasan dengan dua anak berseragam Sekolah Dasar, tapi tidak mengenakan sepatu. Namanya Yunus Samosir dan Katon Samosir, kedua anak ingin pergi ke sekolah, dari telapak kaki hingga mengenai betis menempel lumpur jalan.

Ket Foto: Katon Samosir (Kiri) dan Yunus Samosir (kanan) hendak ke sekolah.

Ket foto: Ruston Sinaga
Dan dalam perjalanan, koran ini juga menemui seorang pengendara sepeda motor yang berhenti ditanjakan, pengendara itu adalah Ruston Sinaga.

Ruston menjabat sebagai Kepala Sekolah Dasar N. VII Sideak. Rumahnya di Mogang, sejauh 7 kilometer tiap hari kerja dilewati saat pergi ke sekolah, dan sudah 15 tahun lamanya Ruston ditempatkan di SD itu.




Ruston mengatakan, harus hati-hati berkendara, jalan licin bisa membahayakan keselamatan. Apalagi kendraan yang digunakan oleh Ruston sudah mulai ruek, jika mesinnya panas akan mati sendiri.

“Ikkon manganju ma, setiap pagi naik ke Desa Sideak ini. Kadang sampai dua kali berhenti diperjalanan, karena mesin motor ini kalau panas akan mati sendiri.” Ujar Ruston.

SD Negeri VII Sideak memiliki 7 orang tenaga pengajar dan 51 murid.


Ket Foto: Kantor Kepala Desa Sideak


Martua Sitanggang: Membangun Bersama Rakyat

Kompetensi pada Pilkada mendatang semakin seru, kandidat yang mengatakan maju mengusung slogan kesejahteraan rakyat. Tidak tanggung-tanggung, Martua Sitanggang akan membangun Kabupaten Samosir bersama rakyat. 


Martua Sitanggang, bakal calon bupati yang tertunda kemenangannya pada tahun 2010, itu kembali mengambil 'kelas' yang gagal ditujunya. Martua pun sudah belajar dan menjejaki apa yang benar dibutuhkan rakyat di Samosir.

Jalan itu pun tak selalu mulus, itulah yang dialami oleh Martua, sekelompok orang mengatakan bahwa Martua mengalami stroke. Namun, semua issu itu ditepis, sehat dan semangat Martua untuk bersama rakyat dalam membangun Kabupaten Samosir ke arah yang lebih baik adalah tujuan utamanya.

"Saya sehat dan semakin semangat bersama masyarakat Samosir," ujar Martua Sitanggang.

Berpengalaman di bidang birokrasi, dengan menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum di Provinsi Jambi. Akan melengkapi semua pekerjaan umum di Kabupaten Samosir dan mengikutsertakan masyarakat. Peran masyarakat juga hal terpenting bagi Martua Sitanggang.

Pada tanggal 14 Mei 2015, Martua Sitanggang resmi mendaftarkan diri ke Team Penjaringan Balon Bupati Partai Golkar Kabupaten Samosir. Martua mendatangi Kantor DPD II Partai Golkar di Jl. F. L. Tobing, Pangururan, dan diterima oleh Plt Ketua Golkar Manahan Sitanggang, Ketua team Penjaringan Darwin Rumapea, bersama Sekretaris Team penjaringan Luhut Sijabat. (Abidan Simbolon)

Sumber: Harian Reportase

Samosir Band Festival

Ajang penampilan bakat dalam memadukan suara dengan alat musik band yang diadakan di Pantai Indah Situngkir (PIS) oleh Dinas Pariwisata, Seni, dan Budaya Kabupaten Samosir, berlangsung apik dan meriah. 
 
Acara yang bertajuk Samosir Band Festival dalam kalender event Horas Samosir Fiesta, itu tidak membuat 38 peserta band bosan mengikuti event sampai larut malam.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kabupaten Samosir Drs. Rapidin Simbolon, MM menutup secara resmi kegiatan tersebut. Tampak hadir Ketua DPRD Rismawati Simarmata, Wakil Ketua DPRD Jonner Simbolon, Raun Sitanggang.

Penampilan Marsada Band pun semakin memukau kemeriahan pentas, yang hadir dalam kesempatan itu beranjak ke depan pentas dan berjoget ria mengikuti irama lagu.

Pantauan Reportase, saat Marsada Band menyanyikan lagunya yang berjudul Samosir Najogi, Raun Sitanggang--Ketua Sitanggang Sejabodetabek, yang hadir dalam kesempatan tersebut, turun ke depan pentas dan bergoyang bersama rekan-rekannya. Wakil Ketua DPRD dari Partai NasDem Jonner Simbolon juga ikut meramaikan susasan itu. Raun Sitanggang terlihat asyik bergoyang dan menikmati lantunan lagu Marsada.

Di tempat terpisah, Raun mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas hiburan dan ajang kompetensi itu. Dan tetap harus didukung demi memacu generasi muda terus mengasa otak untuk berkarya.

"Kegiatan ini mengaysikkan, memacu dan meningkatkan niat anak-anak Samosir untuk terus berkarya, dan yang terpenting hiburan ini bisa dinikmati masyarakat," ujar Raun.

"Terima kasih Pemkab Samosir," lanjut Raun, "kegiatan seperti ini harus mendapat dukungan dari masyarakat di Samosir dan juga para perantau. Saya sangat mendukung even Horas Samosir Fiesta ini." Tutupnya. (Abidan Simbolon)

Sumber: Harian Reportase

Bupati Memberikan, Kepala Sekolah Menagih

Ir. Mangindar Simbolon memberikan sertifikat dan dana pembinaan kepada Agnes Simanjuntak siswa SMA Negeri I Onanrunggu pada pelaksanaan Hari Kebangkitan Nasional di Tanah Lapang Pangururan, beberapa waktu lalu. 
Keterang Foto: Agnes Simanjuntak (mengenakan seragam sekolah), ditemani Ibunya di ruangan tunggu lantai II Kantor Bupati Samosir. Foto By Abidan Simbolon



Kamis, 21 Mei 2015, wartawan Reportase menjumpai Agnes Simanjuntak (17) mengenakan seragam sekolah dengan rompi design ulos Batak sedang duduk di ruang tunggu lantai II (dua) Kantor Bupati Samosir, ditemani ibunya Pelita Lumbantobing (45).

Kedatangan Agnes untuk menyampaikan rasa kesal dan sedih atas dana pembinaan yang diberikan Bupati Samosir dan ditagih oleh Kepala Sekolah SMA N I Onanrunggu Manaor Harianja.

"Ini rasa sakit hatiku, Pak. Dan bertekat datang menjumpai bupati," ungkap Agnes siswa kelas 11 Alam 1 SMA N I Onanrunggu, kepada awak koran ini.

Dikisahkan Agnes, Bupati memberikan dana pembinaan itu pada saat peringataan HKN, atas prestasi yang diraih oleh Agnes dalam lomba olimpiade di Hatoguan, keesok harinya Kepala Sekolah menagih dana tersebut dari Agnes.

"Berapa dikasih?" ujar Manaor ditirukan Agnes. "Diberikan sertifikat dan uang pembinaan Rp.500.000,-, Pak." Jawab Agnes kepada Kepala sekolahnya itu.

Dari pengakuan Agnes, Manaor menagih uang pembinaan itu, Agnes pun memberikannya. Besaran dana itu sudah tidak utuh lagi, Agnes menggunakannya untuk membeli air minum saat peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Tanah Lapang. Tapi, Manaor memaksa Agnes harus memulangkan dana itu genap Rp.500.000,-.

Sekretaris Dinas Pendidikan Samosir Lastuana Simbolon ditemui Reportase di ruang kerjanya, Jumat, 22 Mei 2015 mengatakan, "dana pembinaan yang diberikan Bupati adalah untuk siswa. sekarang Kabid sudah ke sekolah tersebut" ucap Lastuana. (Abidan Simbolon)

Sumber: Harian Reportase